Film garapan sutradara Bora Kim berjudul “House of Hummingbird” mengambil sisi lain saat peristiwa runtuhnya Jembatan Seongsu, Korea Selatan. “House of Hummingbird” menceritakan seorang remaja bernama Eun hee (Park Ji-hu) yang merasa hidup seolah-olah hanya sendiri aja. Remaja berusia 14 tahun tersebut memiliki keluarga yang lengkap, sahabat, hingga kekasih. Akan tetapi, Ia merasa tidak ada yang dapat memahaminya. 

Berawal dari orangtua Eun-hee yang bekerja sangat keras di tokonya sendiri, kakak perempuan yang menyusahkannya, sedangkan kakak laki-laki yang menumpahkan emosi karena penat ujian pada diri Eun-hee. Di rumah, Ia hanya merasakan keributan dan pertengkaran yang terjadi. Sedangkan, di luar rumah Eun hee mendapati sahabat dan kekasihnya tidak betul-betul kenal dengan dirinya. 

Meski demikian, Ia harus tekun belajar serta melaksanakan ekstrakurikuler yang telah diatur sang ayah. Eun-hee terus merasa sendiri bahkan ketika Ia sakit dan harus melakukan operasi. Ia mengurus dirinya sendiri. Dalam perjalanan hidupnya, Eun-hee menemukan sosok yang dapat mendengarkan ceritanya bahkan memahami kekurangan hingga apa yang Eun-hee suka. Sosok tersebut tidak hadir lama, namun malah pergi untuk selamanya. 

Kita bisa saja mengetahui banyak orang, ratusan hingga ribuan mungkin, tetapi kita tidak tahu berapa orang yang dapat mengenal dan memahami diri kita. Salah satu cara agar orang dapat memahami kita, mulailah dengan proses memahami pada diri sendiri terlebih dahulu. Meskipun proses tersebut tidak selalu menyenangkan, karena pada dasarnya yang diharapkan tidak selalu terjadi pada jalannya kehidupan. Dengan demikian hal tersebut haruslah menjadi sesuatu wajar dan diterima, sebab ketika suatu hal buruk terjadi, hal baik pun akan mengikutinya pula. 

Film berdurasi 2 jam lebih 15 menit ini, akan membawa penonton penasaran apa yang terjadi pada scene-scene selanjutnya. Film yang sudah meraih banyak penghargaan seperti KNN Audience Award (2018), Netpac Award (2018), dan Grand Prix of the Generation 14plus International Jury (2019) ini, mengambil setting pada tahun 1994 yang mana pada saat itu anak- anak dituntut untuk menjadi terdepan dalam bidang pendidikan. 

House of Hummingbird ditayangkan di 14th Jogja-Netpac Asian Film Festival ‘Revival’ pada program Asian Feature – Golden & Hanoman Awards.

Ditulis oleh Aghata Duhita | Disunting oleh vanis